Semarak Hari Santri, Ribuan Santri Al-Muhajirin Pusat Purwakarta Berpawai Menuju Lokasi KSPT 2026

AL-MUHAJIRIN – Ketua Yayasan Al-Muhajirin Purwakarta, Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd., bersama Pengasuh Pondok Pesantren Al-Muhajirin Pusat, Dr. KH. Rd. Marpu Muhidin Ilyas, MA., secara resmi melepas kontingen Pesantren Al-Muhajirin Pusat untuk mengikuti Kemah Santri Pramuka Terpadu (KSPT) 2026, Kamis (15/10/2026).
Pelepasan berlangsung di Lapangan Al-Muchtar, Pondok Pesantren Al-Muhajirin Pusat, Jalan Veteran, Nagri Kaler, Purwakarta, setelah pelaksanaan upacara yang diikuti ribuan santri berseragam pramuka lengkap.
Dalam amanatnya, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Muhajirin Pusat, Dr. KH. Rd. Marpu Muhidin Ilyas, MA., memberikan arahan, motivasi, dan doa kepada para santri sebelum mengikuti kegiatan kemah. Setelah upacara, para santri bersama para guru pendamping bergerak menuju lokasi kegiatan di Pondok Pesantren Al-Muhajirin II, Sukamulya, Kecamatan Ciseureuh, Purwakarta.


Ribuan santri mengikuti pawai dengan berjalan kaki menempuh jarak sekitar 1,5 kilometer. Pawai tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional sekaligus mengantarkan kontingen Al-Muhajirin menuju lokasi perkemahan.
Perjalanan rombongan mendapat dukungan pengamanan dari jajaran Polres Purwakarta. Kompol Enjang Sukandi, S.H., M.H., bersama jajaran turut mengawal rombongan hingga tiba di lokasi kegiatan.
KSPT 2026 diselenggarakan oleh Satuan Komunitas (Sako) Pramuka Pandu Ma’arif NU Jawa Barat dengan Pondok Pesantren Al-Muhajirin Purwakarta sebagai tuan rumah. Kegiatan ini diikuti ribuan peserta dan 70 pembina dari berbagai satuan pendidikan di Jawa Barat.
Sejumlah kontingen dari berbagai kabupaten dan kota turut ambil bagian, di antaranya Karawang, Sukabumi, Sumedang, Majalengka, Kuningan, Purwakarta, dan Cianjur. Kehadiran para peserta menjadikan kegiatan ini sebagai ajang pertemuan santri lintas daerah dalam suasana kebersamaan.
Kemah Santri Pramuka Terpadu merupakan agenda tahunan Sako Ma’arif NU Jawa Barat yang diselenggarakan secara bergiliran di berbagai kabupaten dan kota. Pada 2026, Purwakarta dipercaya menjadi tuan rumah dengan Pondok Pesantren Al-Muhajirin sebagai pusat kegiatan.
Melalui kegiatan ini, para santri mengikuti aktivitas kepramukaan sekaligus mendapatkan ruang untuk memperkuat karakter, kedisiplinan, kemandirian, kebersamaan, dan semangat pengabdian. Perkemahan ini menjadi salah satu sarana untuk mempertemukan nilai-nilai kepesantrenan dengan pendidikan kepramukaan dalam rangkaian peringatan Hari Santri Nasional. (*)
