Pondok Pesantren Al-Muhajirin Purwakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026

Berita

KSPT Ma’arif Jabar 2026, Syaikhuna KH Abun Bunyamin Doakan Seluruh Santri Menjadi Pribadi Saleh, Berilmu, dan Istikamah

Oleh Fajar Maritim16 Oktober 20262 menit baca
Bagikan artikel ini:
Rais Syuriah PWNU Jawa Barat, Syaikhuna Prof. Dr. KH. Abun Bunyamin, MA

AL-MUHAJIRIN – Rais Syuriah PWNU Jawa Barat, Syaikhuna Prof. Dr. KH. Abun Bunyamin, MA., mendoakan agar seluruh santri tumbuh menjadi pribadi yang saleh, memiliki ilmu bermanfaat, berakhlak mulia, serta istikamah dalam beribadah dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Doa tersebut disampaikan dalam rangkaian pembukaan Kemah Santri Pramuka Terpadu (KSPT) 2026 yang diselenggarakan Satuan Komunitas (Sako) Pramuka Pandu Ma’arif NU Jawa Barat di Lapangan Pondok Pesantren Al-Muhajirin II, Sukamulya, Kecamatan Ciseureuh, Purwakarta, Kamis 15 Oktober 2026.

Dalam taujihat dan doanya, Syaikhuna mengajak seluruh hadirin memanjatkan doa agar kegiatan berjalan sukses. Momentum peringatan Hari Santri Nasional juga menjadi kesempatan untuk mensyukuri nikmat Allah SWT sekaligus memohon keberkahan bagi masa depan generasi santri.

“Mudah-mudahan acara hari ini sukses. Mudah-mudahan pula di Hari Santri Nasional kita bersyukur kepada Allah. Mudah-mudahan santri di mana pun berada menjadi santri yang saleh, punya ilmu yang manfaat, kepribadian dan akhlak yang baik, juga istikamah dalam ibadah dan takwanya kepada Allah,” tutur Syaikhuna.

Beliau kemudian memimpin doa dengan membaca selawat kepada Nabi Muhammad SAW, dilanjutkan dengan permohonan keberkahan ilmu, pemahaman agama, serta kemudahan dalam mencapai tujuan dan harapan.

Syaikhuna juga memanjatkan doa sapu jagat, memohon kebaikan di dunia dan akhirat serta perlindungan dari siksa neraka.

“Mudah-mudahan doa kita diijabah,” ucapnya.

KSPT 2026 diikuti 1.200 peserta dan 70 pembina dari berbagai satuan pendidikan di Jawa Barat. Kegiatan ini menjadi ruang pembinaan generasi muda melalui perpaduan pendidikan kepesantrenan dan kepramukaan, dengan penekanan pada penguatan karakter, kedisiplinan, kemandirian, kebersamaan, dan semangat pengabdian.

Sejumlah kontingen dari berbagai kabupaten dan kota turut ambil bagian, di antaranya Karawang, Sukabumi, Sumedang, Majalengka, Kuningan, Purwakarta, dan Cianjur. Pertemuan para peserta dari berbagai daerah ini memperkuat semangat persaudaraan dan kebersamaan di kalangan santri.

KSPT merupakan agenda tahunan Sako Pramuka Pandu Ma’arif NU Jawa Barat yang diselenggarakan secara bergiliran di berbagai kabupaten dan kota. Pada 2026, Kabupaten Purwakarta dipercaya menjadi tuan rumah dengan Pondok Pesantren Al-Muhajirin sebagai pusat kegiatan.

Dalam pembukaan kegiatan tersebut, hadir Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Barat KH. Juhadi Muhammad, SH.; Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Agama RI Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdhani, S.TP., M.T.; Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jawa Barat sekaligus Majelis Pembimbing Satuan Komunitas (Mabisako) Ma’arif NU Jawa Barat, Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd.; Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein; Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta Dr. Ohan Burhan; perwakilan Pinsako Ma’arif PBNU Soleh Abwa; serta perwakilan Kwarda Jawa Barat dan Kwarcab Purwakarta. (*)

Dokumentasi Acara:

Bagikan artikel ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *