Pondok Pesantren Al-Muhajirin Purwakarta

Sabtu, 7 November 2026

Berita

Jumat Ngosrek, Santri Al-Muhajirin Pusat Gotong Royong Bersihkan Pesantren

Oleh Fajar Maritim6 November 20262 menit baca
Bagikan artikel ini:

ALMUHAJIRIN – Santri Pondok Pesantren Al-Muhajirin Pusat, Jalan Veteran, Purwakarta, melaksanakan kegiatan Ngosrek, Jumat (6/11/2026) pagi. Para santri bergotong royong membersihkan lingkungan pondok, mulai dari halaman dan lorong hingga ruang kelas.

Di halaman, sejumlah santri tampak menyapu, sementara yang lain membersihkan bagian dalam bangunan. Sebagian lainnya menata buku dan kitab serta merapikan meja dan kursi di ruang kelas.

Bersih-bersih sudah menjadi bagian dari keseharian santri. Tinggal di pesantren melatih mereka mengurus kebutuhan sehari-hari, termasuk merawat tempat tinggal dan belajar.

Melalui kegiatan Ngosrek, para santri dibiasakan untuk menjaga kebersihan lingkungan tempat mereka belajar dan tinggal. Mereka bekerja sama membersihkan setiap sudut pesantren sekaligus belajar bertanggung jawab terhadap fasilitas yang digunakan sehari-hari.

Di Purwakarta, Ngosrek dikenal sebagai gerakan ngored, bebersih, dan berseka, yakni membersihkan serta merawat lingkungan secara bersama-sama. Gerakan ini mengajak masyarakat ikut menjaga kebersihan lingkungan masing-masing.

Bagi kalangan santri, semangat yang dibawa Ngosrek sudah lama hadir dalam kehidupan pondok, sejalan dengan tuntunan agama untuk menjaga kebersihan. Dalam penggalan hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

وَتُمِيطُ الْأَذَى عَنِ الطَّرِيقِ صَدَقَةٌ

Artinya: “Dan engkau menyingkirkan gangguan dari jalan adalah sedekah.” (HR. Muslim, nomor 1009).

Allah SWT juga memerintahkan umat-Nya untuk saling membantu dalam kebaikan, sebagaimana penggalan Surah Al-Ma’idah ayat 2:

وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ

Artinya: “Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa.” (QS. Al-Ma’idah [5]: 2).

Pembiasaan kebersihan di Al-Muhajirin terus ditekankan Pimpinan Pondok Pesantren Al-Muhajirin, Syaikhuna Prof. Dr. KH. Abun Bunyamin, MA. Beliau bahkan menciptakan lagu “Satukan Langkah Cinta Kebersihan” sebagai ajakan untuk merawat lingkungan.

Lagu tersebut turut diputar dalam Refreshment Program Manajemen Pengelolaan Sampah di Al-Muhajirin Pusat, Kamis (5/11/2026). Dalam pengarahannya, Syaikhuna mengingatkan bahwa kebersihan memerlukan kedisiplinan dan kebiasaan yang terus dijaga. Beliau mengajak santri mengurus sampahnya sendiri, mengambil sampah yang ditinggalkan orang lain, dan mengingatkan sesama.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Al-Muhajirin, Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd., menyampaikan agar pengelolaan sampah menjadi bagian dari keseharian seluruh unit pendidikan.

“Pengelolaan sampah ini harus dalam sistem yang terpadu. Kita wujudkan dalam sebuah sistem yang berkesinambungan, baik dalam kurikulum, kegiatan sehari-hari, maupun briefing setiap hari,” jelasnya.

Hj. Ifa juga menginisiasi penguatan gerakan Al-Muhajirin Green melalui perlombaan kebersihan antarkelas dan antarunit pendidikan.

Al-Muhajirin telah lama berkomitmen terhadap kebersihan dan keberlanjutan lingkungan. Pengelolaan sampah dikembangkan melalui pemilahan, budidaya cacing tanah, dan bank sampah.

Pesantren ini juga mengembangkan rumah pengolahan sampah berbasis ekonomi sirkular. Di tempat tersebut, sampah organik dimanfaatkan untuk budidaya maggot, sedangkan sampah anorganik diproses melalui pencacahan untuk didaur ulang. (*)

Bagikan artikel ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *