Milad ke-33 Al-Muhajirin Purwakarta Semakin Semarak dengan Lomba Guru, Dosen, dan Staf Direktorat Pusat

Bagikan artikel ini:
Pembukaan lomba bagi guru, dosen, dan staf di Direktorat Pusat dalam rangka Milad ke-33 Pondok Pesantren Al-Muhajirin Purwakarta, Sabtu 7 Februari 2026.

AL-MUHAJIRIN — Perayaan Milad ke-33 Pondok Pesantren Al-Muhajirin Purwakarta kian semarak dengan dibukanya rangkaian lomba bagi guru, dosen, dan staf. Pembukaan kegiatan berlangsung di Lapangan Al Muchtar Kampus Pusat, Jumat, 7 Februari 2026, dalam suasana penuh syukur dan kegembiraan.

Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh civitas Al-Muhajirin dari seluruh unit di lingkungan Direktorat Pusat. Kebersamaan yang terbangun mencerminkan rasa syukur atas perjalanan 33 tahun Al-Muhajirin yang terus bertumbuh dan memberi manfaat.

Hadir dalam pembukaan acara antara lain Ketua Yayasan Al-Muhajirin sekaligus Direktur Pusat Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd, Ketua STAI Al-Muhajirin Dr. H. Cece Nurhikmah, M.Ag, Sekretaris Yayasan Al-Muhajirin sekaligus Kepala SMP–MTs Al-Muhajirin Pusat Dr. H. Amit Saepul Malik, M.Pd.I, Kepala SD Plus Al-Muhajirin Pusat H. Enang Sutiana, M.Pd, para kepala TK, Playgroup, dan Daycare, serta seluruh guru, pegawai, asatidz, dan ustazah di lingkungan Direktorat Pusat.

Pengasuh Ponpes Al-Muhajirin Pusat, KH. Rd. Marpu Muhidin Ilyas, MA, dalam sambutannya mengawali dengan doa untuk kesehatan dan keberkahan umur Syaikhuna Prof. Dr. KH. Abun Bunyamin, MA, dan Ibu Nyai Dra. Hj. Euis Marfuah, MA. Ia menegaskan bahwa tanggal 7 Februari menjadi momentum monumental dan bersejarah sebagai penanda 33 tahun perjalanan Al-Muhajirin.

Baca Juga:  Aku dan Semua Anak RA Al-Muhajirin Kampus 2 Upacara Bendera dengan Semangat!

Beliau mengingatkan pentingnya rasa syukur sebagaimana firman Allah SWT:

فَاذْكُرُوْنِيْٓ اَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْا لِيْ وَلَا تَكْفُرُوْنِ
“Maka ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku.”
(QS. Al-Baqarah: 152)

Dalam kesempatan tersebut juga diperdengarkan Lagu Al-Muhajirin yang merupakan khulashah nilai dari buku Hijrah yang Mengubah. Lagu tersebut memuat semangat syukur dan perjuangan lillāhi ta‘ālā Syaikhuna KH. Abun—dari tiada menjadi ada, dari satu menjadi beribu dalam kebermanfaatan.

Menurutnya, berbagai capaian Al-Muhajirin hingga hari ini tidak lepas dari doa dan keberkahan para ulama yang mengiringi perjalanan lembaga. Salah satunya tercermin dari kisah perjumpaan keluarga besar Pondok Pesantren Al-Muhajirin dengan ulama di Iskandariah, Mesir, pada tahun 2003. Dalam perjumpaan tersebut, sang ulama memanjatkan doa panjang dengan penuh kekhusyukan.

Direktur Al-Muhajirin Pusat, Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd, dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan lomba, mengajak seluruh civitas untuk terus menjaga khidmah dan memperkuat kontribusi bagi umat. Beliau juga mengajak hadirin mendoakan Syaikhuna yang tengah menghadiri peringatan 100 Tahun Harlah Nahdlatul Ulama di Malang pada 7–8 Februari 2026.

Baca Juga:  Ketua STAI Al-Muhajirin Dr. H. Cece Nurhikmah Raih Anugerah Parasamya Susastra Nugraha Indonesia 2025

Langkah Syaikhuna yang pada momentum Milad Al-Muhajirin justru menghadiri agenda keumatan tersebut dinilai sebagai teladan kuat. Sikap itu mencerminkan keikhlasan dan keluasan pandang, tidak semata memikirkan lembaga sendiri, melainkan menempatkan kepentingan umat sebagai prioritas melalui peran aktif di NU dan MUI Pusat. Nilai inilah yang menjadi ruh kontribusi Al-Muhajirin, tidak hanya untuk internal lembaga, tetapi juga bagi kemaslahatan umat secara luas.

Ditekankan pula bahwa Al-Muhajirin sejak awal tidak pernah diniatkan untuk kepentingan sendiri. Tiga puluh tiga tahun perjalanan yang terus istiqamah hingga hari ini merupakan buah dari khidmah yang konsisten, dengan orientasi utama pada kebermanfaatan. Capaian tersebut tidak terlepas dari perjuangan dan pengorbanan para guru, dosen, staf, serta seluruh keluarga besar Al-Muhajirin yang telah mencurahkan tenaga, pikiran, dan doa.

Rasa syukur atas keberkahan Al-Muhajirin menjadi penekanan utama yang terus digaungkan. Syukur itu tidak berhenti pada ucapan, tetapi dijaga melalui kesungguhan dalam memaksimalkan peran dan khidmah masing-masing.

Baca Juga:  Semarak Hari Santri Nasional 2024 di Al Muhajirin Purwakarta, Ini Agendanya!

Refleksi perjalanan masa lalu dipandang sebagai catatan perjuangan untuk menatap masa depan. Dari sanalah ide, kreativitas, dan semangat pembaruan terus tumbuh, dengan sikap senantiasa belajar dan bertumbuh. Semangat kebersamaan itu digaungkan melalui yel-yel khas Kampus Hiji, “Ngahiji, Ngaji, Kahiji,” yang menggema di lapangan, menambah kekhidmatan sekaligus keceriaan suasana.

Kegiatan lomba secara resmi dibuka dengan pembacaan basmalah bersama. Suasana semakin semarak ketika Direktur Al-Muhajirin Pusat, Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd, secara simbolis melakukan servis pertama pada pertandingan bola voli, menandai dimulainya seluruh rangkaian perlombaan.

Adapun cabang lomba yang digelar dalam rangka memeriahkan Milad ke-33 Al-Muhajirin meliputi solo vokal, bola voli, e-sport, tenis meja, serta lomba menangkap ikan. Seluruh kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai ruang mempererat ukhuwah, memperkuat kebersamaan, dan merayakan rasa syukur atas perjalanan panjang Al-Muhajirin yang penuh keberkahan. (*)

Bagikan artikel ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *