Pondok Pesantren Al-Muhajirin Purwakarta

Sabtu, 15 Agustus 2026

Berita

Wapres ke-13 RI Kunjungi Ponpes Al-Muhajirin Purwakarta, Teguhkan Peran Ulama sebagai Pelayan Umat

Oleh Fajar Maritim11 Februari 20262 menit baca
Bagikan artikel ini:
Wakil Presiden ke-13 Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin, melakukan kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Al-Muhajirin Purwakarta, Rabu, 11 Februari 2026.

AL-MUHAJIRIN— Wakil Presiden ke-13 Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin, melakukan kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Al-Muhajirin Purwakarta, Rabu, 11 Februari 2026. Kehadiran beliau didampingi oleh Ibu Wury Estu Handayani dan disambut hangat oleh keluarga besar Al-Muhajirin.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Masjid Al-Madinah, Komplek Al-Muhajirin 2, tersebut dirangkaikan dengan agenda Silaturahmi Ulama dan Pembentukan FORMULA (Forum Musyawarah Ulama) Purwakarta. Mengusung tema “Meneguhkan Peran Ulama Sebagai Pelayan Umat”, forum ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi ulama di Kabupaten Purwakarta.

Baca Juga:  Anak Sehat, Belajar Hebat! SD Plus Al-Muhajirin Tuntaskan Program BIAS 2025

Pimpinan Ponpes Al-Muhajirin Purwakarta, Syaikhuna Prof. Dr. KH. Abun Bunyamin, MA, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya totalitas dalam menjalankan perintah agama. Menurut beliau, perjuangan di jalan Allah tidak boleh dilakukan setengah-setengah.

“Mengikuti semua perintah-Nya, maka Allah akan menganugerahkan kebaikan di dunia dan di akhirat . Maka dalam memperjuangkan agama Allah jangan setengah-setengah. Semoga kita istiqamah dalam perjuangan ini,” ujarnya.

Baca Juga:  Santri SMA Al-Muhajirin Pusat Judith Humaira Salamahah Raih Juara 1 Lomba Bahasa Jepang Tingkat Kabupaten Purwakarta 2024

Dalam forum tersebut disampaikan pula pokok-pokok kesepakatan ulama yang menjadi dasar pembentukan FORMULA Purwakarta.

Pertama, kesepakatan sebangsa dan senegara dinyatakan sudah final dan wajib dibela bersama sebagai bagian dari komitmen kebangsaan.

Kedua, pentingnya menjaga umat di tengah tantangan zaman. Disoroti bahwa masih terdapat generasi muda Muslim yang secara identitas beragama Islam, namun pola pikir, perilaku, dan rujukannya dinilai tidak lagi berlandaskan ajaran Islam.

Baca Juga:  PCINU Amerika Serikat-Kanada dan ITM Al-Muhajirin Jalin Kerja Sama Dosen Tamu Internasional

FORMULA Purwakarta diharapkan menjadi wadah pemersatu para ulama, sekaligus penguat peran mereka dalam membimbing umat. Forum ini juga menegaskan kembali fungsi ulama sebagai pelayan masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan beragama.

“Tujuan kita menyatukan dan membuat tangguh para ulama, sebagaimana tema ‘Meneguhkan Peran Ulama Sebagai Pelayan Umat’,” ujar Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin dalam arahannya. (*)

Bagikan artikel ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *