Taujihat Pemimpin Muda OPPAL 2026–2027: Tanamkan Nilai Al-Qur’an dalam Kepemimpinan Santri

Bagikan artikel ini:
Pimpinan Pondok Pesantren Al-Muhajirin, Syaikhuna Prof. Dr. KH. Abun Bunyamin, MA, menyampaikan tausiyah yang sekaligus mengajarkan langsung visi, misi, dan motto Al-Muhajirin dalam Taujihat Pemimpin Muda OPPAL (Organisasi Pelajar Pesantren Al-Muhajirin), Jumat 13 Februari 2026

AL-MUHAJIRIN— Kegiatan Taujihat Pemimpin Muda OPPAL (Organisasi Pelajar Pesantren Al-Muhajirin) Kampus Pusat Masa Khidmat 2026–2027 digelar di Aula Syaikh Datul Kahfi (SDK) Kampus Pusat Pondok Pesantren Al-Muhajirin Purwakarta, Jumat 13 Februari 2026. Kegiatan ini mengusung tema penerapan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kepemimpinan santri sebagai fondasi utama dalam menjalankan amanah organisasi.

Acara dibuka dengan tausiyah Pimpinan Pondok Pesantren Al-Muhajirin, Syaihuna Prof. Dr. KH Abun Bunyamin, MA, yang sekaligus mengajarkan visi, misi, dan motto Al-Muhajirin.

Visi: Terwujudnya komunitas umat yang sholeh, cerdas, terampil, dan mandiri. Misi: Mencetak mu’min sholihin, imâm al-muttaqîn, dan ‘ulamâ al-‘âmilîn. Motto: Berpikir Dinamis, Berakhlak Salaf, Beraqidah Ahlussunnah wal Jama’ah.

Baca Juga:  Antusiasme Santri hingga Kepala Unit Sambut Gebyar Hari Santri Nasional 2024 di Al-Muhajirin Purwakarta

Dalam rangkaian taujihat, para pengurus OPPAL mendapatkan pembekalan spiritual dan kepemimpinan untuk memperkuat peran sebagai pemimpin muda pesantren. Materi pertama tentang motivasi spiritual disampaikan oleh Pengasuh Ponpes Al-Muhajirin Pusat, KH. R. Marpu Muhiddin Ilyas, MA, dengan tema Pemimpin Muda yang Berilmu, Berakhlak, dan Berdampak.

Beliau menjelaskan perbedaan antara pemimpin sebagai sosok dan kepemimpinan sebagai sifat yang harus dibangun melalui latihan serta kesadaran diri. Dalam pemaparannya ditegaskan bahwa setiap pemimpin harus memiliki mimpi dan visi (ru’yâ) yang jelas, peka terhadap kondisi sekitar, serta mampu menebarkan harapan kepada yang dipimpin. Mimpi bukan sekadar keinginan, melainkan arah perjuangan yang harus diperjuangkan bersama.

Baca Juga:  Yayasan Al-Muhajirin Purwakarta Mengucapkan Selamat Hari Pahlawan Nasional 2025

Dicontohkan pula kisah mimpi Muhammad untuk memasuki Masjidil Haram dalam keadaan aman dan tenang sebagai gambaran visi besar yang menuntun tindakan. Melalui taujihat ini, pengurus OPPAL diharapkan mampu memadukan visi, akhlak, dan nilai Qur’ani dalam praktik kepemimpinan sehari-hari.

Taujihat Pemimpin Muda I ini merupakan pembekalan resmi bagi para pengurus OPPAL yang baru dilantik agar memiliki kesiapan kepemimpinan, pemahaman organisasi, serta arah gerak yang selaras dengan nilai-nilai pesantren.

Kegiatan berlangsung selama dua hari dalam bentuk taujihat (pengarahan), materi kepemimpinan, motivasi spiritual, dan manajemen organisasi. Para pemateri berasal dari unsur pimpinan, di antaranya Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd, KH. R. Marpu Muhiddin Ilyas, MA, dan Dr. H. Amit Saepul Malik, M.Pd.I, yang membahas tema kepemimpinan visioner, integritas, akhlak, kerja tim, serta khidmat dan keteladanan dalam memimpin santri. Rangkaian acara juga diselingi sesi tanya jawab dan ice breaking yang memperkuat kekompakan peserta.

Baca Juga:  Pondok Pesantren Al-Muhajirin Purwakarta Mengucapkan Selamat Hari Pahlawan Nasional 2025

Selain materi, peserta mendapatkan penguatan teknis organisasi seperti pengenalan AD/ART, tupoksi kepengurusan, bedah program kerja, perancangan inovasi, serta evaluasi tata tertib.

Secara umum, kegiatan ini bertujuan membentuk pengurus OPPAL sebagai pemimpin muda pesantren yang berilmu, berakhlak, terampil mengelola organisasi, dan mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. (*)

Bagikan artikel ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *