MABAR SD Plus Al-Muhajirin, Menyemai Generasi Saleh di Malam Ramadan 1447 H

Bagikan artikel ini:

AL-MUHAJIRIN— Suasana malam di lingkungan SD Plus Al-Muhajirin terasa berbeda pada 13–14 Maret 2026, bertepatan dengan 23–24 Ramadan 1447 H. Langit malam yang tenang menjadi saksi kebersamaan para siswa dalam kegiatan Malam Bina Akhlak dan Rohani (MABAR), sebuah agenda pembinaan yang sarat makna spiritual dan sosial.

Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi kelas 4, 5, dan 6. Sejak sore hari, rangkaian acara telah dimulai dengan buka puasa bersama yang menghadirkan kehangatan kebersamaan. Tidak hanya itu, momentum Ramadan juga dimanfaatkan untuk berbagi melalui santunan kepada anak yatim dan dhuafa, menanamkan nilai kepedulian sejak dini kepada para peserta didik.

Baca Juga:  Lolos Program Bergengsi The Japan Foundation, Guru SMA Al-Muhajirin Purwakarta Terbang ke Prefektur Saitama Jepang!

Memasuki malam hari, suasana semakin khidmat. Para siswa melaksanakan salat berjamaah, dilanjutkan dengan tilawah Al-Qur’an yang menggema di setiap sudut kegiatan. Nuansa religius terasa begitu kental, menghadirkan ketenangan sekaligus kekhusyukan dalam setiap rangkaian ibadah.

Puncak kegiatan diisi dengan siraman rohani yang disampaikan oleh Kepala Sekolah SD Plus Al-Muhajirin, H. Enang Sutiana, M.Pd. Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya membentuk karakter generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam iman, disiplin dalam sikap, serta mulia dalam akhlak.

Baca Juga:  KH. Rd. Marpu Muhidin Ilyas Terangkan Makna Halal Bihalal

Kegiatan MABAR ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari ikhtiar sekolah dalam membentuk generasi saleh yang berkarakter. Melalui pendekatan pembiasaan ibadah dan kebersamaan, nilai-nilai keislaman diharapkan tertanam kuat dalam diri setiap siswa.

Menutup rangkaian kegiatan, harapan pun dipanjatkan. Semoga MABAR menjadi wasilah keberkahan, menumbuhkan jiwa sosial, serta mempererat ukhuwah di antara seluruh peserta. Ramadan pun tidak hanya berlalu sebagai rutinitas, tetapi meninggalkan jejak nilai yang membekas dalam kehidupan mereka ke depan. (*)

Bagikan artikel ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *