Mabisako Ma’arif NU PBNU Resmikan KSPT Jabar 2026, Kak Hj Ifa dan Kak Zein Sematkan Tanda Peserta


AL-MUHAJIRIN – Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemenag RI sekaligus Ketua LP Ma’arif NU PBNU dan Mabisako Ma’arif NU PBNU, Kak Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdhani, S.TP., M.T., secara resmi membuka Kemah Santri Pramuka Terpadu (KSPT) Sako Pramuka Pandu Ma’arif NU Jawa Barat 2026, Kamis (15/10/2026).
Berlokasi di Pondok Pesantren Al-Muhajirin II, Sukamulya, Kecamatan Ciseureuh, Purwakarta, perkemahan ini diikuti oleh 1.200 peserta dan 70 pembina dari berbagai satuan pendidikan se-Jawa Barat.
Prosesi pembukaan ditandai secara simbolis dengan penancapan kapak rimba. Sebelumnya, Kak Prof. Ali Ramdhani bertindak sebagai pembina upacara di hadapan ribuan santri yang memadati lapangan perkemahan.
Santri: Pondasi Sejarah dan Masa Depan Bangsa
Dalam amanatnya, Kak Prof. Ali Ramdhani mengajak para santri menyadari peran strategis mereka dalam sejarah dan masa depan Indonesia. Ia menegaskan bahwa kontribusi santri telah teruji dari masa ke masa, baik dalam merebut kemerdekaan maupun mengisi kepemimpinan bangsa.
“Memperingati Hari Santri sesungguhnya mengingatkan kita pada sejarah kebangsaan. Negeri ini dibangun dengan darah dan doa para santri. Mereka yang mendirikan republik ini, dan mereka pula yang terus mengisinya,” ungkapnya.
Beliau juga menyampaikan bahwa menimba ilmu di pesantren adalah pilihan tepat untuk membentuk pribadi yang berdaya guna. Melalui perpaduan nilai pesantren dan jiwa kepramukaan, para santri disiapkan menjadi kader patriotik yang siap memimpin di berbagai tingkatan.
Pesan untuk Santri: Belajar Sungguh-Sungguh
Di akhir amanatnya, Prof. Ali Ramdhani berpesan agar para santri terus mengasah diri, menjaga kesantunan, dan memperkokoh nilai-nilai keagamaan.
“Belajarlah dengan baik. Tetaplah santun, perkokoh keagamaan kita. Yakinlah, hidup akan bermakna apabila kita mampu menjalankan titah dan perintah agama,” tuturnya.
Upacara pembukaan kemudian ditutup dengan pembacaan Ummul Qur’an, doa bersama, penancapan kapak rimba, serta penyanyikan Himne Satya Dharma Pramuka.
Penyematan tanda peserta dilakukan kepada perwakilan putra dan putri dari sejumlah kabupaten di Jawa Barat oleh Kak Prof. Ali Ramdhani, Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jawa Barat sekaligus Majelis Pembimbing Satuan Komunitas (Mabisako) Ma’arif NU Jawa Barat, Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd (Kak Hj Ifa), bersama Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein (Kak Zein), dan Kadisdik Purwakarta Kak Sadiyah, M.Pd.

Hadir dalam kegiatan ini Rais Syuriah PWNU Jawa Barat Syaikhuna Prof. Dr. KH. Abun Bunyamin, MA., yang memberikan taujihat serta doa, Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Barat KH. Juhadi Muhammad, SH., Kepala Kantor Kemenag Purwakarta Dr. Ohan Burhan, perwakilan Pinsako Ma’arif PBNU Soleh Abwa, Kadisdik Purwakarta, serta perwakilan Kwarda Jawa Barat dan Kwarcab Purwakarta. (*)
Dokumentasi Acara:









