Milad ke-33: Ponpes Al-Muhajirin Purwakarta Ziarah Makam KH. Siroj Ubaedillah Alawi bin H. Saman

Bagikan artikel ini:
Keluarga Besar Pondok Pesantren Al-Muhajirin Ziarah Makam KH. Siroj Ubaedillah Alawi bin H. Saman

AL-MUHAJIRIN- Dalam rangka peringatan Milad ke-33 dan Haul, Pondok Pesantren Al-Muhajirin menggelar ziarah ke makam Al-Mukarom KH. Siroj Ubaedillah Alawi bin H. Saman dan Hj. Siti Hapsoh yang berlokasi di TPU Seroja, Kebon Kolot, Purwakarta, Jumat, 6 Februari 2026.

Ziarah tersebut dihadiri Pimpinan Pondok Pesantren Al-Muhajirin Syaikhuna Prof. Dr. KH. Abun Bunyamin, MA, bersama Ibu Kyai Dra. Hj. Euis Marfu’ah, MA, serta Ketua Yayasan Al-Muhajirin Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd., Pengasuh Ponpes Al-Muhajirin Pusat KH. Rd. Marpu Muhidin Ilyas MA, Kepala SD Al-Muhajirin H. Enang Sutiana, M.Pd, berikut segenap keluarga besar pesantren.

Baca Juga:  Penanaman Pohon di ABM Farm Al-Muhajirin Kampus 5 Wanayasa: Wujudkan Cita-Cita Santri Jadi Sarjana, Pengusaha, dan Ulama

Kegiatan berlangsung secara bergiliran sejak pagi dan diikuti oleh santri, guru, serta keluarga besar Al-Muhajirin dengan penuh kekhusyukan dan rasa hormat.

Ziarah ini merupakan bentuk takzim kepada salah satu muasis Pondok Pesantren Al-Muhajirin, KH. Siroj Ubaedillah Alawi bin H. Saman, yang telah mewariskan nilai-nilai keilmuan, keteladanan, dan dakwah Islam yang hingga kini terus dijaga dan dilanjutkan. KH. Siroj Ubaedillah Alawi sendiri merupakan ayahanda dari Ibu Kyai Dra. Hj. Euis Marfu’ah, MA, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Muhajirin.

Baca Juga:  Sidang Esai di SMA MA Al-Muhajirin Pusat Purwakarta: Inovasi Pendidikan Berbasis Integrasi Ilmu

Dalam momen tersebut, Ibu Kyai menyampaikan biografi serta sejarah panjang perjuangan Abah Alawi dalam dunia pendidikan dan dakwah Islam di tengah masyarakat. Dengan penuh ketulusan, beliau mengisahkan peran besar KH. Siroj Ubaedillah Alawi dalam mendidik dan membimbing generasi penerus, sekaligus menanamkan karakter ketangguhan dan semangat dakwah yang kini menjadi ruh utama Pondok Pesantren Al-Muhajirin.

Suasana ziarah dipenuhi doa dan lantunan tahlil, mencerminkan kecintaan para santri terhadap para sesepuh yang telah mengabdikan hidupnya untuk agama dan pendidikan. Para santri tidak hanya berziarah, tetapi juga diajak untuk mengambil hikmah dari perjalanan hidup dan keteladanan KH. Siroj Ubaedillah Alawi.

Baca Juga:  Pantas Lulusan Pesantren Al-Muhajirin Pusat Purwakarta Jago Menulis, Ternyata Ini Rahasianya!

Melalui kegiatan ini, diharapkan para santri semakin mencintai dan menghargai jasa para ulama, serta mampu meneladani nilai-nilai luhur yang telah diwariskan dalam kehidupan sehari-hari. Lebih dari sekadar ritual, ziarah ini menjadi ruang refleksi agar nilai-nilai keilmuan, keikhlasan, dan pengabdian terus terjaga dan berkelanjutan.

Dengan semangat keberkahan Milad ke-33, Pondok Pesantren Al-Muhajirin bertekad untuk terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat Islam, khususnya di Purwakarta dan sekitarnya. (*)

Bagikan artikel ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *