Pondok Pesantren Al-Muhajirin Purwakarta

Minggu, 16 Agustus 2026

Berita

Teh Ifa : Guru Al Muhajirin Bukan Hanya Sebagai Pengajar, Tetapi Harus Jadi Pembelajar

Oleh Rudi Rusyana20 Juli 20242 menit baca
Bagikan artikel ini:

PURWAKARTA –  Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan Al-Qur’an,  Direktorat Penjaminan Mutu Pendidikan (DPMP) Yayasan Al-Muhajirin laksanakan kegiatan Sertifikasi Guru Tahfizh Al-Muhajirin Purwakarta, di Gedung Auditorium SMP Fullday Al-Muhajirin Kampus 2 Sabtu, 20 Juli 2024.

Ketua  Yayasan Al-Muhajirin, Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd. menekankan pentingnya peran guru Al-Qur’an sebagai ujung tombak utama. Dalam pesannya, beliau menyampaikan bahwa pendidikan Al-Qur’an adalah pendidikan utama yang harus dijalankan dengan penuh amanah dan tanggung jawab.

Baca Juga:  SMA Fullday Al Muhajirin Gelar Haflah Nuzulul Qur’an dan Aksi Berbagi: Menghidupkan Ramadan dengan Cahaya Al-Qur’an

“Guru Al-Qur’an adalah ujung tombak dari Al-Muhajirin untuk memperkuat standar pendidikan Al-Qur’an, Eksistensi Al-Muhajirin terjaga karena kami menjalankan amanah Syaikhuna Prof. DR. KH. Abun Bunyamin, MA, salah yang satunya adalah dengan adanya para guru yang memegang program utama yaitu Al-Qur’an,” ungkap Teh Ifa, sapaan Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd.

Lebih lanjut, Teh ifa menyampaikan pentingnya kehadiran Direktorat Penjaminan Mutu Pendidikan (DPMP) dalam menyelaraskan standar mutu pendidikan di Al-Muhajirin. Menurutnya, DPMP memainkan peran vital dalam memastikan bahwa program-program yang diamanahkan oleh Yayasan Al-Muhajirin dapat dijalankan dengan standar yang tinggi.

Baca Juga:  KH. Marpu Muhiddin Ilyas: Menangis karena Takut dan Rindu kepada Allah, Tanda Hati yang Hidup

“Kehadiran DPMP adalah untuk penyelarasan standar mutu pendidikan di Al-Muhajirin dengan program-program yang diamanahi oleh Yayasan Al-Muhajirin,” tambahnya.

Dikatakannya bahwa guru di Al-Muhajirin tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga harus menjadi pembelajar. Hal ini penting agar mereka terus dapat meningkatkan kapasitas dan inovasi sebagai pendidik yang hebat dan baik.

Baca Juga:  Nuzulul Qur’an di Al-Muhajirin 3: Khotmil Qur’an, Santunan 2.000 Penerima, hingga Tabligh Akbar Penuh Makna

“Guru Al-Muhajirin selain sebagai pengajar, harus juga menjadi pembelajar untuk terus meningkatkan kapasitas dan inovasi sebagai pendidik yang hebat dan baik,” tegasnya.

Dengan komitmen yang kuat dari para guru dan dukungan penuh dari DPMP, Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd. yakin bahwa Al-Muhajirin akan terus menjadi institusi pendidikan yang unggul dalam mengajarkan Al-Qur’an serta mencetak generasi yang berakhlak mulia dan berilmu tinggi.

Bagikan artikel ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *