Dihadiri Ustadz Solmed, Peringatan Isra Mi’raj di Ponpes Al-Muhajirin 3, Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah Ajak Perbaiki Salat untuk Bangsa

Bagikan artikel ini:
(Ki–Ka) Pengasuh Ponpes Al-Muhajirin 3 Hj. Kiki Zakiah Nuraisyah, S.S.I., M.H., Ketua Yayasan Al-Muhajirin Purwakarta Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Muhajirin Syaikhuna Prof. Dr. KH. Abun Bunyamin, MA, Ustadz Soleh Mahmud Nasution (Ustadz Solmed), dan Ketua MUI Jawa Barat Dr. KH. Aang Abdullah Zein, M.Pd.I., pada Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Ponpes Al-Muhajirin 3, Citapen, Sukatani, Purwakarta, Selasa (13/1/2025).

Al-MUHAJIRIN— Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW digelar khidmat di Ponpes Al-Muhajirin 3, Citapen, Sukatani, Purwakarta, Selasa, 13 Januari 2025. Kegiatan ini dihadiri para ulama, tokoh masyarakat, unsur muspika, jamaah, serta para santri.

Hadir dalam kesempatan tersebut Pimpinan Pondok Pesantren Al-Muhajirin, Syaikhuna Prof. Dr. KH. Abun Bunyamin, MA, Ketua MUI Jawa Barat Dr. KH. Aang Abdullah Zein, M.Pd.I., Pengasuh Ponpes Al-Muhajirin 3 Hj. Kiki Zakiah Nuraisyah, S.S.I., M.H., unsur camat dan kapolsek, para alim ulama, serta masyarakat sekitar.

Ketua Yayasan Al-Muhajirin Purwakarta, Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd, pada peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang digelar di Ponpes Al-Muhajirin 3, Citapen, Sukatani, Purwakarta, Selasa, 13 Januari 2025.

Ketua Yayasan Al-Muhajirin Purwakarta, Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj merupakan momentum penting untuk menumbuhkan kembali cinta kepada Nabi Muhammad SAW serta memperkuat nilai kemuliaan dan keberkahan dalam kehidupan umat.

Baca Juga:  Institut Teknologi Al-Muhajirin (ITM), Kampus Terbaik di Purwakarta, Cetak Teknokrat yang Nyantri!

“Kebahagiaan kita memperingati Isra Mi’raj harus melahirkan umat yang terdepan, kuat, dan rahmatan lil ‘alamin. Semua itu dimulai dari perintah salat, yang bukan hanya berdampak pada diri pribadi, tetapi juga bagi bangsa dan negara,” ujar Dr. Hj. Ifa Faizah.

Ia menegaskan, apabila umat Islam istiqamah menjalankan salat dengan sungguh-sungguh, maka akan terwujud negeri yang diberkahi Allah SWT, baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.

“Salat adalah ibadah pertama yang akan dihisab. Jika salatnya baik, khusyuk, dan ikhlas, maka insyaallah ibadah lainnya akan diterima. Mari kita perbaiki kualitas salat kita,” ujarnya.

Menurutnya, para santri yang mempelajari kitab-kitab dasar seperti Safinatun Najah harus menjadikan ilmu tersebut sebagai sarana memperbaiki salat dan hijrah menuju Allah SWT. Melalui peristiwa Isra Mi’raj, umat Islam diajak semakin yakin atas kebesaran dan kekuasaan Allah SWT.

Baca Juga:  Kenali Bakat dan Minat: Tes Psikologi di SMP MTs Al-Muhajirin Purwakarta sebagai Panduan Masa Depan
Pengasuh Ponpes Al-Muhajirin 3 Hj. Kiki Zakiah Nuraisyah, S.S.I., M.H., pada peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang digelar di Ponpes Al-Muhajirin 3, Citapen, Sukatani, Purwakarta, Selasa, 13 Januari 2025.

Pada kesempatan tersebut, Dr. Hj. Ifa Faizah juga menyampaikan apresiasi kepada Pengasuh Ponpes Al-Muhajirin 3, Hj. Kiki Zakiah Nuraisyah, S.S.I., M.H., beserta para asatidz dan panitia atas terselenggaranya kegiatan yang penuh makna ini.

“Teruslah melangkah terdepan, dari Al-Muhajirin untuk dunia,” pungkasnya.

Peringatan Isra Mi’raj ini semakin semarak dengan tausiyah dari Dai Nusantara Ustadz Soleh Mahmud Nasution (Ustadz Solmed). Ia mengajak para santri untuk memiliki mimpi besar dan kepercayaan diri tinggi.

“Lulusan Al-Muhajirin harus berani bermimpi menjadi bintang Indonesia, menjadi presiden, menteri, Kapolri, hingga Panglima TNI. Kita senang jika dekat dengan presiden, tapi yang lebih utama adalah dekat dengan Pencipta presiden,” ujarnya.

Baca Juga:  Lindungi Kesehatan Anak: SD Plus Al-Muhajirin Purwakarta Sukses Laksanakan Program Imunisasi BIAS 2025
Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang digelar di Ponpes Al-Muhajirin 3, Citapen, Sukatani, Purwakarta, Selasa, 13 Januari 2025, antusias dihadiri jamaah

Ustadz Solmed menyampaikan bahwa pesantren adalah “universitas kehidupan” yang mencetak manusia-manusia hebat.

“Kalian patut berbangga dan berbahagia. Kalian sedang ditempa di pabrik manusia, untuk menjadi manusia unggul. Karya-karya anak pesantren selalu relevan dan menginspirasi, karena mereka dekat dengan pemilik dunia dan seluruh alam semesta,” tuturnya.

Peringatan Isra Mi’raj ini diharapkan menjadi momentum spiritual untuk memperbaiki kualitas ibadah, menguatkan karakter santri, serta meneguhkan peran pesantren sebagai pusat peradaban umat. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penggalangan dana untuk membantu rakyat Gaza dan korban bencana di Sumatera. (*)

Bagikan artikel ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *