Doa Safar Hajj Iringi Keberangkatan Syaikhuna dan Hj. Ifa Faizah Menuju Tanah Suci

Bagikan artikel ini:
Pimpinan Pondok Pesantren Al-Muhajirin, Syaikhuna Dr. KH Abun Bunyamin, MA

AL-MUHAJIRIN — Suasana haru dan penuh kekhidmatan menyelimuti Aula Syaikh Datul Kahfi (SDK) Pesantren Al-Muhajirin Kampus Pusat, Ahad (17/5/2026), dalam kegiatan Doa Safar Hajj untuk keberangkatan Pimpinan Pondok Pesantren Al-Muhajirin, Syaikhuna Dr. KH Abun Bunyamin, MA bersama Ketua Yayasan Al-Muhajirin Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah menuju Tanah Suci.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran keluarga besar Al-Muhajirin, mulai dari unsur yayasan, direktorat, lembaga, unit-unit pendidikan, para asatidz, serta masyarakat yang turut memberikan doa dan restu bagi kelancaran ibadah haji.

Turut hadir mendampingi, Ibu Pimpinan Pesantren Al-Muhajirin Dra. Hj. Euis Marpuah, MA serta Pengasuh Ponpes Al-Muhajirin Pusat KH. Rd. Marpu Muhidin Ilyas.

Dalam sambutannya selaku shahibul bait, Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran seluruh jamaah dalam doa safar tersebut.

Baca Juga:  Halal Bihalal Al-Muhajirin Pusat, Hj. Ifa Faizah Apresiasi Perjuangan dan Keikhlasan Orangtua Santri
Ketua Yayasan Al-Muhajirin Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd

Beliau juga memohon doa serta ridha dari seluruh keluarga besar Al-Muhajirin agar perjalanan ibadah haji yang dijalani bersama Syaikhuna diberikan kelancaran, kesehatan, dan keberkahan.

“Mohon dimaafkan segala kekhilafan, kekurangan, dan kesalahan selama kebersamaan kita. Mudah-mudahan dengan saling memaafkan, Allah SWT mengampuni dosa-dosa kita dan menyatukan ruh kita dalam ridha-Nya,” ungkapnya penuh haru.

Beliau juga menjelaskan perkembangan jamaah haji KBIH Al-Muhajirin tahun 2026. Dari sekitar 150 peserta manasik, sebanyak 76 jamaah dinyatakan masuk kuota keberangkatan haji tahun ini. Jamaah gelombang pertama diketahui telah berangkat sejak 29 April 2026 dan saat ini dalam kondisi sehat di Kota Makkah.

Baca Juga:  Al-Muhajirin Raih Penghargaan Sebagai Pesantren Percontohan Program OPOP

“Alhamdulillah para jamaah terpantau sehat. Arba’in sudah selesai dilaksanakan di Madinah dan sebagian jamaah sudah beberapa kali melaksanakan umrah sunnah. Mudah-mudahan semuanya diberikan kekuatan hingga puncak ibadah haji nanti,” ujarnya.

Keberangkatan Syaikhuna dan Hj. Ifa Faizah sendiri tergabung dalam Kloter 40 bersama jamaah dari berbagai daerah di Jawa Barat.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, Syaikhuna KH. Abun Bunyamin mengingatkan bahwa ibadah haji bukan semata perjalanan fisik, melainkan perjalanan ruhani menuju kedekatan dengan Allah SWT.

“Intinya adalah bagaimana hati kita hadir kepada Allah SWT,” tuturnya.

Beliau mengajak para jamaah untuk memperbanyak dzikir, doa, dan ibadah selama berada di Tanah Suci. Menurutnya, momentum di Arafah, Muzdalifah, dan Mina merupakan waktu-waktu mustajab yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin.

Baca Juga:  Yayasan Al-Muhajirin Mengucapkan Selamat dan Sukses Atas Dilantiknya Ibu Sadiyah, M.Pd sebagai Kepala Dinas Pendidikan Purwakarta

Syaikhuna juga mengingatkan agar jamaah tidak terlalu disibukkan dengan urusan dunia, termasuk persoalan oleh-oleh.

“Oleh-oleh terbaik dari haji itu bukan kurma atau sajadah. Oleh-oleh terbaik adalah hati yang berubah, akhlak yang membaik, dan ibadah yang semakin kuat,” pesannya.

Acara Doa Safar Hajj ditutup dengan doa bersama penuh harapan agar seluruh jamaah diberikan keselamatan, kesehatan, kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur. Hadirin pun turut mengamini doa agar seluruh masyarakat yang belum berhaji segera diberikan kesempatan menjadi tamu Allah SWT di Baitullah. (*)

Bagikan artikel ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *