Parade Tasmi Angkatan VII–Wisuda Tahfizh Rumah Tahfizh Al-Muhajirin 2026, Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah: Jagalah Al-Qur’an, Insya Allah Al-Qur’an Akan Menjaga Kita

Bagikan artikel ini:
Ketua Yayasan Al-Muhajirin, Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd., menyampaikan sambutan pada Parade Tasmi Angkatan VII dan Wisuda Tahfizh Rumah Tahfizh Al-Muhajirin Purwakarta Tahun 2026.

AL-MUHAJIRIN– Ketua Yayasan Al-Muhajirin Purwakarta, Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd., mengajak seluruh santri dan orang tua untuk terus menjaga kemuliaan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Pesan tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada Parade Tasmi Angkatan VII–Wisuda Tahfizh Rumah Tahfizh Al-Muhajirin Purwakarta Tahun 2026 yang digelar di Aula Masjid Al Madinah, Pondok Pesantren Al-Muhajirin II Ciseureuh, Purwakarta, Jumat (26/6/2026).

Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan sambutan dari perwakilan orang tua, Kepala Rumah Tahfizh Al-Muhajirin, Direktur LTTQ Al-Muhajirin, dan Ketua Yayasan Al-Muhajirin. Acara kemudian diisi dengan Parade Tasmi, penampilan serta uji publik peserta terbaik, pemberian apresiasi, tausiyah Syaikhuna Pimpinan Pondok Pesantren Al-Muhajirin, persembahan kasih santri kepada orang tua, taujih dan doa, prosesi wisuda, serta ditutup dengan foto bersama santri dan asatidz.

Mengawali sambutannya, Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah mengajak para orang tua merasakan kebahagiaan memiliki putra-putri yang menghafal Al-Qur’an. Menurutnya, para penghafal Al-Qur’an merupakan anugerah besar yang kelak akan menjadi syafaat bagi kedua orang tuanya di akhirat.

Baca Juga:  Senam Asyik dan Infaq Jumat di TK Al-Muhajirin Purwakarta: Sehat, Ceria, dan Peduli Sesama!

“Bagaimana rasanya memiliki anak-anak saleh dan salehah penghafal Al-Qur’an? Bahagia. Masya Allah. Nanti para santri inilah yang akan menjadi syafaat bagi kita semua. Mereka akan memanggil mama dan papanya menuju surga Allah dengan keberkahan Al-Qur’an,” tuturnya.

Beliau kemudian menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh santri yang telah menyelesaikan tahapan pembelajaran dan murojaah. Menurutnya, perjuangan mereka menghafal Al-Qur’an merupakan bentuk mujahadah yang sangat mulia dan menjadi jalan untuk meraih predikat sebagai Ahlul Qur’an, yaitu keluarga Allah di muka bumi.

“Ahlul Qur’an adalah keluarga Allah di dunia. Insya Allah, jika kita menjadi keluarga Allah, maka hidup kita akan selamat dunia dan akhirat serta berbahagia selalu,” ujarnya.

Dalam sambutannya, beliau juga mengingatkan bahwa tradisi menghafal Al-Qur’an merupakan warisan para nabi, sahabat, dan ulama saleh. Rasulullah SAW sendiri menerima dan menghafal setiap ayat yang diturunkan Allah. Namun hakikatnya, kemampuan menghafal Al-Qur’an merupakan pilihan dan karunia Allah kepada hamba-hamba-Nya.

Baca Juga:  Festival Syiar Syair 2026, Kepala SMP–MTs Al-Muhajirin Pusat Dr. H. Amit Saepul Malik: Cetak Santri Berkarakter, Unggul, dan Mendunia

“Hakikatnya Allah-lah yang menyimpan dan menjaga ayat-ayat-Nya pada siapa yang Dia kehendaki. Saya yakin siapa pun yang diberi kesempatan menghafal Al-Qur’an adalah insan pilihan Allah. Bukan karena mampu atau pintar, tetapi karena Allah yang memilih kalian,” ungkapnya.

Karena itu, beliau berpesan agar para santri terus menjaga hafalan yang telah diperoleh. Menurutnya, siapa yang menjaga Al-Qur’an akan mendapatkan penjagaan dari Allah SWT.

“Teruslah jaga Al-Qur’an. Insya Allah Al-Qur’an akan menjaga kita,” pesannya.

Ketua Yayasan Al-Muhajirin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh orang tua yang telah membersamai proses pendidikan putra-putrinya. Beliau menilai keberhasilan anak menjadi penghafal Al-Qur’an tidak lepas dari kesungguhan keluarga dalam mendampingi murojaah di rumah.

Beliau menggambarkan bagaimana banyak orang tua dengan penuh kesabaran mengantar, menjemput, bahkan menunggu anak-anaknya belajar di Rumah Tahfizh. Setelah kembali ke rumah, mereka masih meluangkan waktu untuk menyimak hafalan anak-anaknya.

“Kalau orang tuanya sibuk bermain telepon genggam atau menonton televisi terus, tentu tidak ada waktu untuk melanjutkan pembelajaran dari Rumah Tahfizh. Karena itu, Subhanallah, begitu indah nikmat yang Allah berikan kepada keluarga-keluarga yang saat ini membersamai lahirnya kader-kader Al-Qur’an Al-Muhajirin,” katanya.

Baca Juga:  Parade Tasmi Angkatan VII–Wisuda Tahfizh Rumah Tahfizh Al-Muhajirin 2026 Syaikhuna KH. Abun Bunyamin: Kebahagiaan Hakiki Ada Bersama Al-Qur'an, Jangan Pernah Berhenti Mendoakan Anak

Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru serta pengelola Rumah Tahfizh Al-Muhajirin di bawah bimbingan Ustazah Vera yang terus mengembangkan berbagai program pembinaan di Kampus 1, Kampus 2, dan Kampus 4. Menurutnya, Rumah Tahfizh diharapkan menjadi tempat lahirnya generasi penjaga Al-Qur’an yang kelak melanjutkan dakwah Islam dan menjadi kader-kader ulama.

Menutup sambutannya, Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah mengajak seluruh hadirin untuk terus memuliakan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Beliau mengutip firman Allah bahwa Allah sendiri yang menurunkan Al-Qur’an dan menjaganya, sementara manusia mendapat kehormatan menjadi bagian dari penjaga Kalamullah.

“Mudah-mudahan kita tercatat sebagai keluarga Allah di muka bumi ini dengan menjaga Al-Qur’an. Lanjutkan, jagalah Al-Qur’an. Insya Allah Al-Qur’an akan menjaga kita,” pungkasnya. (*)

Bagikan artikel ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *