Gema Nuzulul Qur’an di SD Plus Al-Muhajirin

Bagikan artikel ini:

ALMUHAJIRIN- Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti lingkungan SD Plus Al-Muhajirin saat lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema dalam kegiatan Parade Tasmi’ memperingati Nuzulul Qur’an. Mengusung tema “Bersama Al-Qur’an Teguh Dalam Iman, Semangat Menatap Masa Depan”, kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi menjelma sebagai panggung dedikasi para santri dalam menjaga dan menguatkan hafalan Al-Qur’an.

Sejak awal acara, nuansa spiritual terasa begitu kuat. Satu per satu santri tampil melantunkan ayat-ayat suci dengan penuh ketenangan dan keyakinan. Dari Juz 30 hingga capaian yang lebih tinggi seperti Juz 26, kemampuan para siswa menjadi bukti bahwa usia dini bukanlah batas untuk menjadi penjaga kalam Ilahi.

Baca Juga:  Anak Sehat, Belajar Hebat! SD Plus Al-Muhajirin Tuntaskan Program BIAS 2025

Kepala sekolah dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas capaian para siswa. Ia menegaskan bahwa setiap ayat yang dihafal bukan hanya menjadi prestasi akademik, melainkan investasi berharga untuk kehidupan dunia dan akhirat. Menurutnya, Al-Qur’an harus hadir sebagai ruh yang menghidupkan hati, membentuk karakter, dan menjadi benteng moral di tengah tantangan zaman.

“Al-Qur’an bukan hanya untuk dihafal, tetapi untuk menghidupkan hati. Melalui kegiatan ini, kita ingin menanamkan kepercayaan diri kepada anak-anak bahwa mereka adalah generasi tangguh yang akan membawa keberkahan bagi keluarga dan bangsa,” ujarnya dengan penuh harap.

Puncak acara terjadi pada sesi Uji Publik yang berlangsung menegangkan sekaligus mengharukan. Para santri terbaik diuji melalui sambung ayat secara acak di hadapan para guru dan orang tua. Dengan kefasihan dan ketenangan, mereka mampu menjawab setiap tantangan, menghadirkan decak kagum sekaligus haru dari para hadirin.

Baca Juga:  Pengajian Al-Karimah FOSITA SD Plus Al-Muhajirin Purwakarta Gelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW

Deretan santri terbaik yang berhasil menuntaskan ujian tasmi dari berbagai marhalah dan juz pun diumumkan. Mulai dari tingkat Marhalah 1 hingga capaian Juz 26, nama-nama seperti Muhammad Syafiq, Adiba Maghfiroh, Kayla Zahra Salsabila, hingga Raksa Apriliano menjadi simbol kesungguhan dan ketekunan dalam menghafal Al-Qur’an.

Momen tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi sekolah, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan mendalam bagi para orang tua. Beberapa di antaranya tampak menitikkan air mata, menyaksikan buah hati mereka berdiri tegap sebagai penjaga ayat-ayat suci.

Baca Juga:  SPARCA 2025, Ruang Ekspresi, Sportivitas, dan Kepedulian Lingkungan di SD Plus Al-Muhajirin

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, menegaskan harapan agar semangat mencintai Al-Qur’an terus tumbuh dalam diri setiap santri. Parade Tasmi’ ini menjadi pesan kuat bahwa masa depan yang mulia sedang dipersiapkan—melalui generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga lekat dengan nilai-nilai ilahi.

Di tengah arus zaman yang terus bergerak cepat, SD Plus Al-Muhajirin menunjukkan bahwa pendidikan berbasis Al-Qur’an tetap menjadi fondasi kokoh dalam membentuk generasi beriman, berkarakter, dan penuh harapan. (*)

Bagikan artikel ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *