
AL-MUHAJIRIN- Suasana khidmat dan penuh kehangatan mewarnai perayaan Idulfitri di Purwakarta. Usai melaksanakan Salat Idulfitri 1447 H di Masjid Agung Purwakarta, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, yang akrab disapa Om Zein, melanjutkan agenda dengan bersilaturahmi bersama tokoh ulama.
Dalam momen tersebut, Om Zein tampak bersalaman dengan Syaikhuna KH. Abun Bunyamin, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Muhajirin Purwakarta yang juga menjabat sebagai Rois Syuriah Nahdlatul Ulama Jawa Barat. Pertemuan ini berlangsung dalam suasana hangat, penuh rasa hormat, serta mencerminkan kedekatan antara pemerintah daerah dan kalangan ulama.
Usai bersalaman, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah di Rumah Dinas Bupati Purwakarta. Dalam suasana yang cair dan penuh kekeluargaan, Om Zein dan KH Abun Bunyamin terlihat berbincang santai bersama sejumlah tamu undangan yang turut hadir.
Om Zein menegaskan bahwa momentum Idulfitri menjadi waktu yang tepat untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan ulama. “Silaturahmi ini bukan hanya tradisi, tetapi juga bagian penting dalam menjaga kebersamaan dan keharmonisan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, KH Abun Bunyamin menekankan pentingnya menjaga nilai persatuan dan ukhuwah di momen hari raya. “Idulfitri adalah saat yang tepat untuk saling memaafkan dan memperkuat persaudaraan, baik antara sesama masyarakat maupun antara ulama dan umara,” tuturnya.
Momentum silaturahmi di hari raya ini tidak hanya menjadi ajang saling memaafkan, tetapi juga memperkuat sinergi antara umara (pemerintah) dan ulama dalam menjaga kondusivitas serta keharmonisan kehidupan bermasyarakat. (*)
