Pondok Pesantren Al-Muhajirin Purwakarta

Sabtu, 7 November 2026

Berita

Pererat Kolaborasi dengan IPB University, Santri Lansia Al-Muhajirin Ikuti Berbagai Pelatihan Keterampilan

Oleh Fajar Maritim6 November 20263 menit baca
Bagikan artikel ini:

ALMUHAJIRIN– Semangat belajar dan kebersamaan mewarnai kegiatan di Pesantren Lansia Al-Muhajirin, Desa Gardu, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta, Sabtu (31/10/2026). Sebanyak 48 peserta yang terdiri atas santri pra-lansia dan lansia, guru, serta pengelola pesantren mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh Tim Dosen Pulang Kampung (Dospulkam) IPB University.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program pengabdian kepada masyarakat yang berlangsung selama beberapa bulan. Melalui program bertajuk “Desain dan Implementasi Pengembangan Healing Garden dalam Meningkatkan Aktivitas Spiritual serta Kesehatan Mental dan Fisik Santri di Pesantren Lansia Al-Muhajirin”, tim IPB University berupaya menghadirkan kegiatan edukatif yang dapat menunjang kesejahteraan dan kualitas hidup para santri.

Kolaborasi antara Pesantren Lansia Al-Muhajirin dan IPB University telah memasuki tahun kedua. Jika pada tahun sebelumnya kegiatan menyasar santri muda, tahun ini program diperluas dengan melibatkan santri pra-lansia hingga lansia.

Diawali Doa dan Sambutan Penuh Harapan

Kegiatan diawali dengan doa bersama, dilanjutkan sambutan Ketua Tim Dospulkam, Dr. Prita Indah Pratiwi, S.P., M.Si., M.Agr. Dalam sambutannya, ia menyampaikan harapan agar pelatihan yang diberikan dapat menambah wawasan sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Pesantren Lansia Al-Muhajirin yang telah mendukung pelaksanaan program selama ini.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Al-Muhajirin yang telah menjadi living lab bagi kegiatan pengabdian dan penelitian dosen serta mahasiswa,” ujar Prita.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh H. Enang Sutiana yang mewakili Yayasan Al-Muhajirin. Ia menyampaikan rasa syukur atas kehadiran tim dosen IPB University serta berharap ilmu dan keterampilan yang dibagikan dapat memberikan manfaat bagi para santri dan pengembangan pesantren.

Sebelum memasuki sesi pelatihan, peserta terlebih dahulu mengikuti pre-test sederhana untuk mengetahui pengetahuan awal terkait materi yang akan dipelajari.

Belajar Menyambut dan Memandu Tamu

Sesi pertama diisi oleh Dr. Ir. Bambang Sulistyantara, M.Agr. yang membawakan materi teknik pemanduan wisata. Dalam sesi ini, peserta diajak mengenal keterampilan dasar menjadi pemandu, mulai dari menyambut tamu, menyampaikan informasi, hingga memperkenalkan potensi lanskap pesantren kepada pengunjung.

Melalui pelatihan ini, para santri dan pengelola diharapkan dapat lebih percaya diri dalam menyambut tamu serta menceritakan berbagai keistimewaan pesantren dan kawasan kebun buah yang dimilikinya. Keterampilan tersebut juga diharapkan dapat mendukung pengembangan potensi wisata edukasi di lanskap pesantren.

Meracik Es Kuwut Mentimun dan Mengolah Limbah Menjadi Eco Enzyme

Keseruan berlanjut pada sesi kedua bersama Dr. Ir. Tati Budiarti, MS. Peserta diajak mempraktikkan pembuatan es kuwut mentimun, minuman segar berbahan alami yang menggunakan bahan-bahan sederhana dan mudah diperoleh.

Tidak hanya belajar meracik minuman, peserta juga diperkenalkan dengan cara mengolah limbah buah dan sayur menjadi eco enzyme. Melalui praktik ini, peserta memperoleh pengetahuan mengenai pemanfaatan kembali sisa bahan dapur sebagai salah satu upaya mengurangi limbah organik.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan, aktif bertanya, berdiskusi, dan mencoba langsung proses pembuatannya. Kegiatan ini menjadi pengalaman belajar bersama yang tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga memberikan keterampilan praktis untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Penutupan dengan Kebersamaan dan Harapan Keberlanjutan

Setelah seluruh rangkaian pelatihan selesai, peserta mengikuti post-test untuk melihat pemahaman setelah menerima materi. Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat kepada para narasumber dan seluruh peserta, serta cinderamata kepada Pesantren Lansia Al-Muhajirin sebagai mitra kegiatan.

Momen kebersamaan semakin terasa saat seluruh peserta mengikuti foto bersama dan menikmati makan siang. Pada kesempatan tersebut, peserta juga berkesempatan mencicipi es kuwut mentimun hasil praktik yang telah dibuat bersama.

Rangkaian Program Dospulkam IPB University selanjutnya direncanakan berlanjut melalui kegiatan penanaman pada akhir November 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan dalam mendukung pengembangan healing garden di lanskap pesantren.

Keluarga besar Pesantren Lansia Al-Muhajirin menyampaikan terima kasih kepada Tim Dospulkam IPB University atas ilmu, pendampingan, dan kebersamaan yang telah terjalin.

Semoga setiap ilmu yang dibagikan menjadi amal jariyah, membawa keberkahan, serta memberikan manfaat bagi para santri, guru, pengelola, dan masyarakat sekitar. (*)

Bagikan artikel ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *