Pondok Pesantren Al-Muhajirin Purwakarta

Senin, 12 Oktober 2026

Berita

Perkuat Kemandirian Ekonomi Perempuan, BLKK Muslimat NU Jabar dan Koperasi An-Nisa Teken MoU

Oleh Fajar Maritim11 Oktober 20262 menit baca
Bagikan artikel ini:

BANDUNG — Pimpinan Wilayah (PW) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Barat memperkuat sinergi antara pelatihan keterampilan kerja dan pengembangan ekonomi anggota melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) Muslimat NU Jawa Barat dan Koperasi An-Nisa Jawa Barat.

Penandatanganan MoU berlangsung di Kantor PW Muslimat NU Jawa Barat, Bandung, pada 11 Oktober 2026. Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Kepala BLKK Muslimat NU Jawa Barat, Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd., selaku pihak kesatu, dan Ketua Koperasi An-Nisa Jawa Barat selaku pihak kedua.

Ketua PW Muslimat NU Jawa Barat, Dr. Hj. Ella M. Giri Komala, M.M.Pd., turut hadir bersama jajaran pengurus PW Muslimat NU Jawa Barat.

Kerja sama ini diarahkan untuk menghubungkan program pelatihan vokasional dengan peluang kerja dan pengembangan usaha melalui koperasi.

Dengan keterhubungan tersebut, lulusan pelatihan diharapkan memiliki kesempatan lebih luas untuk memanfaatkan keterampilannya, memperoleh pekerjaan, maupun mengembangkan usaha secara mandiri.

Salah satu program yang menjadi perhatian dalam MoU tersebut adalah penempatan lulusan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Program Menjahit Pakaian Wanita Dewasa. Kerja sama ini menjadi landasan koordinasi kedua pihak dalam mendukung penyerapan lulusan pelatihan ke dunia kerja.

Pelaksanaan kerja sama juga akan dipantau dan dievaluasi secara berkala. Evaluasi mencakup jumlah lulusan yang berhasil ditempatkan, kesesuaian kompetensi dengan pekerjaan, keberlanjutan pekerjaan, serta kendala yang dihadapi. Hasil evaluasi akan menjadi bahan perbaikan program pelatihan dan pengembangan kerja sama penempatan lulusan.

Melalui kolaborasi BLKK dan Koperasi An-Nisa, Muslimat NU Jawa Barat berupaya mempertemukan peningkatan keterampilan dengan akses ekonomi yang lebih nyata.

Dengan demikian, pelatihan diharapkan tidak berhenti pada penguasaan keterampilan, tetapi berlanjut pada kesempatan kerja dan penguatan kemandirian ekonomi perempuan.

Koperasi An-Nisa sendiri merupakan bagian dari jaringan koperasi di lingkungan Muslimat NU yang berinduk pada Induk Koperasi An-Nisa (Inkopan) Muslimat NU.

Kesepakatan tersebut menjadi pijakan bagi kedua pihak untuk membangun koordinasi dan menjalankan program penempatan lulusan secara bertanggung jawab, dengan tetap mengedepankan musyawarah apabila muncul perselisihan dalam pelaksanaannya. (*)

Bagikan artikel ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *