Pondok Pesantren Al-Muhajirin Purwakarta

Sabtu, 24 Oktober 2026

Berita

Syaikhuna KH Abun Bunyamin Dianugerahi Penghargaan sebagai Tokoh Inspiratif dan Berpengaruh di Jawa Barat

Oleh Fajar Maritim23 Oktober 20263 menit baca
Bagikan artikel ini:
Pimpinan Pondok Pesantren Al-Muhajirin Purwakarta sekaligus Rais Syuriah PWNU Jawa Barat, Syaikhuna Prof. Dr. KH. Abun Bunyamin, M.A., dianugerahi Imam Jazuli Awards 2026 sebagai tokoh inspiratif dan berpengaruh di Jawa Barat dalam rangkaian Perayaan Hari Santri Nasional 2026 di Aston Cirebon Hotel & Convention Center, Kamis (22/10/2026).

AL-MUHAJIRIN — Pimpinan Pondok Pesantren Al-Muhajirin Purwakarta sekaligus Rais Syuriah PWNU Jawa Barat, Syaikhuna Prof. Dr. KH. Abun Bunyamin, M.A., dianugerahi Imam Jazuli Awards 2026 sebagai tokoh inspiratif dan berpengaruh di Jawa Barat.

Penghargaan tersebut diterima Syaikhuna dalam rangkaian Perayaan Hari Santri Nasional 2026 bersama 1.000 Tokoh se-Jawa Barat yang berlangsung di Aston Cirebon Hotel & Convention Center, Kamis, 22 Oktober 2026.

Imam Jazuli Awards diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, pengabdian, dan kiprah Syaikhuna dalam memajukan pesantren, pendidikan, serta membangun kemandirian umat dalam berbagai bidang.

Penghargaan tersebut sekaligus menjadi pengakuan terhadap perjalanan panjang pengabdian Syaikhuna di dunia pesantren. Melalui Pondok Pesantren Al-Muhajirin Purwakarta, Syaikhuna terus mendorong penguatan pendidikan, kaderisasi santri, pengembangan kelembagaan, serta kontribusi pesantren di tengah kehidupan masyarakat.

Dalam momentum yang sama, Syaikhuna mendapat kesempatan menyampaikan pesan di hadapan para kiai, pimpinan pesantren, serta tokoh dari berbagai daerah di Jawa Barat.

Beliau menyampaikan lima nilai penting yang harus terus melekat dalam diri seorang santri, yakni kesederhanaan, adab, keikhlasan dalam beragama, keteguhan menghadapi ujian, serta semangat menghadirkan Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam.

Pesan pertama adalah kesederhanaan. Menurut Syaikhuna, kehidupan santri sejak dahulu tumbuh dalam tradisi hidup sederhana. Kesederhanaan mendidik seseorang agar tidak berlebihan, mampu mengendalikan diri, serta menempatkan kepentingan yang lebih besar di atas kepentingan pribadi.

Kedua, santri harus menjaga adab. Tradisi pesantren menempatkan adab sebagai bagian penting dalam perjalanan mencari ilmu. Penghormatan kepada guru, orang tua, sesama manusia, serta kemampuan menjaga sikap menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter seorang santri.

Pesan ketiga adalah menjaga niat dan keikhlasan. Ilmu, perjuangan, maupun pengabdian seorang santri harus berangkat dari niat yang tulus untuk agama dan kemaslahatan umat.

Syaikhuna juga mengingatkan bahwa perjalanan pesantren tidak pernah terlepas dari berbagai ujian. Karena itu, santri membutuhkan tekad yang kuat, kesabaran, dan keteguhan ketika menghadapi kesulitan.

“Pesantren tidak akan besar kalau tidak diuji,” pesan Syaikhuna di hadapan para peserta.

Menurutnya, berbagai ujian yang dilalui dengan kesabaran dan ikhtiar justru menjadi bagian dari proses yang membesarkan pesantren dari generasi ke generasi.

Pesan kelima adalah menghadirkan Islam rahmatan lil ‘alamin. Santri diharapkan mampu membawa manfaat, kedamaian, dan kebaikan di tengah masyarakat serta tetap menjaga nilai-nilai Islam dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Penganugerahan Imam Jazuli Awards 2026 kepada Syaikhuna dalam momentum Hari Santri menjadi semakin bermakna karena nilai-nilai yang disampaikannya juga menjadi bagian dari perjalanan panjang pengabdian pesantren.

Perayaan Hari Santri Nasional bersama 1.000 Tokoh se-Jawa Barat tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus apresiasi kepada para tokoh yang dinilai memberikan kontribusi bagi masyarakat.

Bagi Syaikhuna, penghargaan bukanlah akhir dari sebuah pengabdian. Semangat kesantrian harus terus hidup melalui kesederhanaan, adab, keikhlasan, keteguhan menghadapi ujian, serta kemauan menghadirkan manfaat seluas-luasnya bagi agama, bangsa, dan kemanusiaan. (*)

Bagikan artikel ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *