Ulama NU Jabar Beri Nasihat Damai Hadapi Demo Ricuh, Staf Khusus Menag Dukung Penuh

Bagikan artikel ini:
Rois Syuriah PWNU Jabar Syaikhuna Prof. Dr. KH. Abun Bunyamin, M.A., bersama Staf Khusus Menteri Agama RI bidang Kerukunan Umat Beragama, Pengawasan, dan Kerja Sama Luar Negeri, Gugun Gumilar, M.A., Ph.D.

PURWAKARTA- Di tengah gelombang demonstrasi ricuh yang melanda berbagai wilayah Indonesia sejak akhir pekan lalu, tokoh agama Nahdlatul Ulama (NU) menyuarakan pesan ketenangan dan kesabaran.

Rois Syuriah Pengurus Wilayah NU Jawa Barat (PWNU Jabar), Syaikhuna Prof. Dr. KH. Abun Bunyamin, M.A., memberikan nasihat bijak kepada seluruh warga negara untuk menjaga situasi tetap kondusif.

Baca Juga:  MTs Al Wathon dan MI Al Muhajirin Kampus 4 Gelar Haflatul Ihtitam

Dalam pernyataannya yang disampaikan pada Sabtu (30/8/2025), Syaikhuna Abun Bunyamin, yang juga pimpinan Pondok Pesantren Al-Muhajirin Purwakarta, menekankan tiga poin utama sebagai panduan bagi masyarakat menghadapi situasi terkini.

“Jaga mulut, sabar dan tawakal menghadapi situasi ini, serta selalu berdoa kepada Allah SWT supaya keadaan segera membaik, aman, dan damai,” ujar Syaikhuna Abun Bunyamin, pimpinan Pondok Pesantren Al-Muhajirin Purwakarta, pada Sabtu (30/8/2025).

Baca Juga:  STAI Al-Muhajirin Purwakarta Gelar MUPI CAMP 2024: Ukir Kenangan dan Bangun Generasi Pemimpin Masa Depan

Nasihat ini disampaikan di tengah eskalasi demo yang dimulai pada 25 Agustus di depan Gedung DPR RI, Jakarta, dengan tuntutan utama penolakan tunjangan rumah anggota DPR Rp50 juta per bulan, kenaikan upah buruh, penghapusan outsourcing, dan reformasi pajak.

Dukungan terhadap pesan damai ini juga datang dari Staf Khusus Menteri Agama RI bidang Kerukunan Umat Beragama, Pengawasan, dan Kerja Sama Luar Negeri, Gugun Gumilar, M.A., Ph.D.

Baca Juga:  Rosan Mineral: Air Segar Produk Pesantren, Penuh Berkah untuk Sehari-hari

Dalam sebuah video bersama Syaikhuna Abun Bunyamin, Gugun menyampaikan apresiasinya.

Gugun menyampaikan bahwa pesan Syaikhuna Abun merupakan panduan berharga bagi umat.

“Amin, Jazakallah Prof. Mudah-mudahan nasihat ini menjadi panduan buat kita semua, dan bisa kita laksanakan dengan sebaik-baiknya,” ungkap Gugun. (*)

Bagikan artikel ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *