Sambut Idul Adha, Kepala SD Plus Al-Muhajirin Ajak Siswa Hidupkan Puasa Sunah dan Semangat Berkurban

Bagikan artikel ini:

ALMUHAJIRIN— Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H, SD Plus Al-Muhajirin menggelar kegiatan Tarhib Idul Adha pada Senin, 25 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan spiritual siswa agar dapat menyambut hari raya dengan semangat ibadah, kepedulian, dan kebersamaan.

Kegiatan tarhib tersebut diisi dengan pengarahan langsung oleh Kepala SD Plus Al-Muhajirin, H. Enang Sutiana, M.Pd. Dalam penyampaiannya, ia mengajak para siswa untuk memanfaatkan momentum sepuluh hari pertama bulan Zulhijah dengan memperbanyak amal saleh.

Baca Juga:  Evaluasi Kinerja Kepemimpinan Kepala Madrasah, MTS Al Muhajirin Laksanakan PKKM

Salah satu amalan yang ditekankan adalah puasa sunah, terutama Puasa Tarwiyah pada 8 Zulhijah dan Puasa Arafah pada 9 Zulhijah. Menurutnya, dua puasa sunah tersebut menjadi kesempatan bagi siswa untuk belajar melatih kesabaran, menguatkan niat ibadah, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Puasa Tarwiyah melatih kesabaran kita, sementara Puasa Arafah memiliki keutamaan luar biasa, yaitu menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Mari kita kuatkan niat untuk melaksanakannya,” ujar H. Enang Sutiana.

Selain mengajak siswa menghidupkan puasa sunah, H. Enang juga menekankan pentingnya menumbuhkan jiwa berkurban sejak dini. Ia mengajak para siswa untuk memahami bahwa Idul Adha tidak hanya identik dengan penyembelihan hewan kurban, tetapi juga mengandung nilai ketaatan, keikhlasan, dan kepedulian sosial.

Baca Juga:  Dalang Cilik Kelas 2 SD Plus Al-Muhajirin, Arshad Abdullah Munggaran Memukau Penonton di CEDEA Goes to School

“Kurban bukan hanya soal menyembelih hewan, tetapi tentang ketaatan dan kepedulian sosial. Bapak ingin anak-anak semua belajar menjadi pribadi yang dermawan melalui program latihan kurban di sekolah. Berbagi kebahagiaan dengan sesama adalah berkah yang luar biasa,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan dapat menyambut Idul Adha dengan pemahaman yang lebih baik tentang makna ibadah dan berbagi. Sekolah juga berharap, kegiatan tarhib tersebut mampu menumbuhkan semangat kepedulian sejak dini, sehingga siswa terbiasa melihat ibadah sebagai jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah sekaligus memberi manfaat bagi sesama.

Baca Juga:  Ziarah Sesepuh: Mengingat Jejak Keberkahan KH. Siroj Ubaedillah Alawi dalam Milad ke-32 Pondok Pesantren Al-Muhajirin

Dengan terselenggaranya Tarhib Idul Adha ini, SD Plus Al-Muhajirin terus berupaya membentuk siswa yang tidak hanya unggul dalam pembelajaran, tetapi juga memiliki karakter religius, peduli, dan berakhlak mulia. (*)

Bagikan artikel ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *