
AL-MUHAJIRIN— PP Pergunu (Persatuan Guru Nahdlatul Ulama) menggelar Pendidikan Kader Guru Nahdlatul Ulama (PKGNU) Angkatan ke-2 yang berlangsung pada Kamis hingga Sabtu, 14–16 Mei 2026, di Diklat Al-Muhajirin Kampus 5, Kebun Anas Bin Malik, Kiarapedes, Purwakarta.
Kegiatan yang mengusung tema “Mendidik Generasi Bangsa, Membangun Peradaban Bangsa” tersebut diikuti para guru dan tenaga pendidik dari berbagai daerah sebagai bagian dari penguatan kaderisasi guru Nahdlatul Ulama sekaligus peningkatan kapasitas pendidik dalam menghadapi tantangan pendidikan di era modern.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jawa Barat yang juga Ketua Yayasan Al-Muhajirin, Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah berkesempatan memberikan materi kepada para peserta PKGNU.

Dalam penyampaiannya, beliau mengatakan bahwa guru memiliki posisi strategis dalam membangun kualitas generasi bangsa. Menurutnya, pendidikan merupakan proses transfer ilmu pengetahuan sekaligus pembentukan karakter, akhlak, dan peradaban yang akan menentukan masa depan bangsa.
Hj. Ifa juga menyampaikan bahwa guru memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan di tengah perkembangan zaman yang terus berubah.
Beliau menekankan pentingnya guru Nahdlatul Ulama untuk terus meningkatkan kompetensi, menjaga tradisi Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri.
Selain itu, turut disampaikan materi mengenai transformasi digital dan digitalisasi pendidikan guna membangun ekosistem pendidikan dan pesantren modern menuju sistem pendidikan terintegrasi dengan menghadirkan Al-Muhajirin Mobile sebagai salah satu contoh penerapan digitalisasi pendidikan.
Materi tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong penguatan sistem pendidikan berbasis teknologi yang tetap selaras dengan nilai-nilai pesantren dan ke-NU-an.

Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat dan antusiasme. Para peserta mengikuti berbagai sesi pembinaan, diskusi, serta penguatan wawasan pendidikan dan ke-NU-an yang menjadi ciri khas dalam kaderisasi Pergunu.
Kegiatan PKGNU ini diharapkan mampu melahirkan kader-kader guru NU yang profesional, berintegritas, serta mampu menjadi teladan di lingkungan pendidikan maupun masyarakat luas.
Selain menjadi ajang peningkatan kapasitas guru, kegiatan ini juga mempererat ukhuwah antarpendidik Nahdlatul Ulama dalam semangat bersama membangun pendidikan yang berkualitas demi kemajuan bangsa dan peradaban. (*)
