Wisuda Tahsin Metode Hijroti Angkatan Pertama dan Tahfidz Juz 2–20 Al-Muhajirin Kampus Pusat, Santri Diuji Langsung Kepala LPMQ, Kemenag, dan Ketua Yayasan

Bagikan artikel ini:
Para santri sungkem kepada orang tua dalam momen haru Wisuda Tahsin Metode Hijroti Angkatan ke-1 dan Tahfidz Juz 2–20 SMP-MTs-SMA-MA Al-Muhajirin Kampus Pusat Tahun Pelajaran 2025/2026 di Al-Muhajirin Kampus Pusat, Jalan Veteran, Purwakarta, Minggu 14 Juni 2026

AL-MUHAJIRIN — Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti pelaksanaan Wisuda Tahsin Metode Hijroti Angkatan ke-1 dan Tahfidz Juz 2–20 SMP-MTs-SMA-MA Al-Muhajirin Kampus Pusat Tahun Pelajaran 2025/2026, yang digelar di Al-Muhajirin Kampus Pusat, Jalan Veteran, Purwakarta, Minggu 14 Juni 2026.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi para santri yang telah menyelesaikan pembelajaran tahsin Al-Qur’an melalui Metode Hijroti serta para santri tahfidz yang telah menuntaskan hafalan mulai dari 2 juz hingga 20 juz.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sholawat, serta penampilan hadroh santri Al-Muhajirin Kampus Pusat. Para wisudawan dan wisudawati kemudian memasuki aula wisuda dengan penuh khidmat, disambut doa dan rasa bangga dari para guru, orang tua, serta tamu undangan yang hadir.

Hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan Pondok Pesantren Al-Muhajirin Purwakarta, Syaikhuna Prof. Dr. KH. Abun Bunyamin, MA; Ketua Yayasan Al-Muhajirin Purwakarta, Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd; Pengasuh Pondok Pesantren Al-Muhajirin Kampus Pusat, KH. Rd. Marpu Muhidin Ilyas, MA; para kepala unit pendidikan; Ketua Lembaga Tahsin dan Tahfidz Qur’an (LTTQ) Al-Muhajirin, Dr. H. Cece Nurhikmah, M.Ag.; serta jajaran pengurus LTTQ Al-Muhajirin.

Turut hadir Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) Kementerian Agama RI, H. Abdul Aziz Sidqi, M.Ag. beserta istri, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta, Dr. H. Ohan Burhan, M.Pd.I.

Dalam sambutannya, Ketua LTTQ Al-Muhajirin, Dr. H. Cece Nurhikmah, M.Ag., menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian para santri. Menurutnya, wisuda ini merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, kedisiplinan, serta dukungan orang tua dan para guru Al-Qur’an.

Baca Juga:  Luncurkan Metode Hijroti dan Gelar Pelatihan: Langkah Besar Al-Muhajirin dalam Standarisasi Pengajaran Al-Qur’an

Beliau menegaskan bahwa Wisuda Tahsin Metode Hijroti Angkatan ke-1 ini menjadi sejarah baru bagi Al-Muhajirin, karena Metode Hijroti merupakan karya internal Pondok Pesantren Al-Muhajirin.

“Ini adalah kebanggaan kita bersama. Al-Muhajirin sudah memiliki metode tahsin sendiri, yaitu Metode Hijroti,” ujarnya.

Dr. Cece juga berpesan kepada para wisudawan agar tidak menjadikan wisuda sebagai akhir dari proses belajar Al-Qur’an. Sebaliknya, wisuda ini harus menjadi awal untuk semakin dekat, mencintai, membaca, menghafal, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, perwakilan orang tua santri, Asep Setya Permana, S.Pd.I., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada para ustadz dan ustadzah yang telah mendidik para santri dengan penuh kesabaran. Beliau menyebut proses menghafal Al-Qur’an bukan perkara mudah, karena membutuhkan kesungguhan, kesabaran, dan keistikamahan.

Beliau juga mengajak para orang tua agar terus mendukung anak-anaknya melanjutkan pendidikan di lingkungan pesantren, sehingga hafalan dan kecintaan mereka terhadap Al-Qur’an terus terjaga.

Ketua Yayasan Al-Muhajirin Purwakarta, Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Beliau menyebut para santri yang diberi kesempatan mempelajari dan menghafal Al-Qur’an sebagai insan-insan terpilih yang sedang didekatkan Allah kepada kitab suci-Nya.

Dr. Hj. Ifa menegaskan, pembelajaran Al-Qur’an merupakan kurikulum inti di Al-Muhajirin. Menurutnya, sejak awal berdiri, Al-Muhajirin tumbuh dengan semangat menjaga, melestarikan, dan mensyiarkan Al-Qur’an.

Beliau juga menjelaskan bahwa keseriusan Al-Muhajirin dalam pendidikan Al-Qur’an diwujudkan melalui LTTQ, sertifikasi guru Al-Qur’an, pembelajaran tahsin, tahfidz, taklim Al-Qur’an, hingga integrasi Al-Qur’an dan sains di jenjang pendidikan menengah dan perguruan tinggi.

Baca Juga:  Selamat! Guru SD Plus 3 Al-Muhajirin, Indra Fitria Ulfah, M.Pd Juara 3 Inovasi Pembelajaran Mendalam Terintegrasi 7 Poe Atikan Tingkat Purwakarta

“Al-Qur’an adalah inti dari semua pergerakan di Al-Muhajirin. Semoga dari santri-santri Al-Muhajirin lahir kader-kader ulama yang mewarisi risalah dakwah Nabi Muhammad SAW,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu juga dilakukan penyerahan buku Tahsin Metode Hijroti dari Ketua Yayasan Al-Muhajirin kepada Kepala LPMQ Kementerian Agama RI, H. Abdul Aziz Sidqi, M.Ag.

Kepala LPMQ Kementerian Agama RI, H. Abdul Aziz Sidqi, M.Ag., memberikan apresiasi atas lahirnya Metode Hijroti sebagai metode tahsin karya Al-Muhajirin. Menurutnya, dengan jumlah santri dan lembaga pendidikan yang besar, Al-Muhajirin sudah saatnya memiliki kemandirian dalam pengembangan metode pembelajaran Al-Qur’an.

Beliau berharap Metode Hijroti tidak berhenti digunakan di lingkungan Al-Muhajirin, tetapi dapat dikembangkan dan dimanfaatkan oleh pesantren serta lembaga pendidikan lainnya.

“Pesantren Al-Muhajirin harus menjadi pelopor pendidikan Al-Qur’an. Metode Hijroti ini harus menjadi produk unggulan yang membawa keberkahan dan manfaat lebih luas,” ujarnya.

Beliau juga menyinggung pentingnya menjaga Al-Qur’an, baik dari sisi mushaf, bacaan, hafalan, maupun pengamalannya. Para penghafal Al-Qur’an, katanya, merupakan bagian dari penjaga Al-Qur’an yang memiliki peran besar dalam menjaga kemurnian kitab suci umat Islam.

Acara semakin hidup saat dilaksanakan uji publik tahsin dan tahfidz. Sejumlah santri tampil di atas panggung untuk diuji langsung oleh para tokoh yang hadir. Ketua Yayasan Al-Muhajirin, Kepala LPMQ Kemenag RI, dan Kepala Kemenag Purwakarta berkesempatan menguji kemampuan santri dalam membaca ayat-ayat gharib, menjelaskan hukum bacaan, serta melanjutkan hafalan Al-Qur’an.

Alhamdulillah, para santri berhasil menjawab dan melanjutkan bacaan dengan baik. Momen ini disambut tepuk tangan meriah dari para hadirin sebagai bentuk apresiasi atas ketekunan para santri dalam belajar Al-Qur’an.

Baca Juga:  Serunya Hari Selasa di Daycare Al-Muhajirin 1: Greeting Friends, Belajar Doa dan Latihan Menebalkan Garis!

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purwakarta, Dr. H. Ohan Burhan, M.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Al-Muhajirin yang terus menunjukkan komitmen kuat dalam pendidikan Al-Qur’an. Beliau mendoakan agar para santri yang diwisuda menjadi generasi Qur’ani yang membawa keberkahan bagi keluarga, pesantren, masyarakat, dan bangsa.

Dalam tausiyahnya, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Muhajirin Purwakarta, Syaikhuna Prof. Dr. KH. Abun Bunyamin, MA, berpesan agar para santri terus menjaga Al-Qur’an, akhlak, dan kemandirian hidup. Beliau mengingatkan bahwa kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an harus terus dirawat setiap hari, karena Al-Qur’an merupakan petunjuk, rahmat, dan obat bagi kehidupan. Syaikhuna juga berharap para santri Al-Muhajirin kelak tumbuh menjadi generasi yang berilmu, terampil, mandiri, serta mampu menjadi ulama, sarjana, dan pengusaha.

Puncak acara berlangsung penuh haru ketika satu per satu santri naik ke atas panggung untuk mengikuti prosesi pengalungan, menerima sertifikat, piagam, dan piala. Wajah bahagia tampak dari para wisudawan, guru, dan orang tua yang menyaksikan capaian tersebut.

Momen paling mengharukan terjadi saat para santri sungkem kepada orang tua masing-masing. Tangis haru pecah di antara para santri dan orang tua. Pelukan, doa, dan air mata menjadi penanda betapa besar perjuangan yang telah dilalui dalam proses mendidik, membimbing, dan menemani anak-anak mencintai Al-Qur’an.

Melalui Wisuda Tahsin Metode Hijroti Angkatan ke-1 dan Tahfidz Juz 2–20 ini, Al-Muhajirin terus mencetak generasi Qur’ani yang fasih membaca Al-Qur’an, kuat hafalannya, baik akhlaknya, serta siap menjadi penjaga dan penyebar nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat. (*)

Bagikan artikel ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *