Dua Aplikasi Karya Guru Al-Muhajirin Pusat Resmi Kantongi Hak Cipta Kemenkumham

Bagikan artikel ini:

AL-MUHAJIRIN— SMA dan MA Al-Muhajirin Pusat kembali mencatatkan prestasi membanggakan di dunia pendidikan berbasis teknologi. Dua aplikasi karya internal sekolah resmi memperoleh Sertifikat Hak Cipta (HAKI) dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

Dua inovasi tersebut ialah aplikasi RPP NIFHASY dan theCORRECTOR v-2.1.

RPP NIFHASY dikembangkan sebagai sistem penyusunan rencana pembelajaran yang lebih kreatif, sistematis, dan memudahkan guru dalam merancang proses belajar mengajar. Sementara theCORRECTOR v-2.1 hadir sebagai aplikasi koreksi otomatis untuk soal uraian bebas atau terbuka, sehingga proses evaluasi pembelajaran menjadi lebih cepat dan akurat.

Baca Juga:  Seminar Nasional "Perkembangan Pendidikan di Era Digital: Peluang dan Tantangan" Siap Digelar di Al Muhajirin Kampus 2 Purwakarta

Berdasarkan Surat Pencatatan Ciptaan dari Kemenkumham RI, aplikasi theCORRECTOR v-2.1 tercatat dengan nomor permohonan EC002026049633 tertanggal 15 April 2026 dan nomor pencatatan 001196950. Sedangkan aplikasi RPP NIFHASY terdaftar dengan nomor permohonan EC002026050048 tertanggal 16 April 2026 dengan nomor pencatatan 001197778.

Kedua aplikasi tersebut merupakan karya H. R. Marpu Muhidin Ilyas, MA selaku Kepala Sekolah bersama Ia Asep Sunarya, guru TIK yang aktif mengajar coding, desain grafis, hingga marketing digital.

Baca Juga:  Halal Bihalal Al-Muhajirin Pusat: KH. Rd. Marpu Muhidin Ilyas, MA: Doa Orang Tua, “Tiket Langit” untuk Masa Depan Anak

Hak cipta atas kedua karya ini berlaku selama 50 tahun sejak pertama kali diumumkan di Kabupaten Purwakarta.

Pihak sekolah menyebut, lahirnya dua aplikasi tersebut berangkat dari kebutuhan menghadirkan sistem pembelajaran yang efektif, efisien, dan mampu mengikuti perkembangan teknologi pendidikan.

Melalui RPP NIFHASY, guru dapat menyusun perangkat pembelajaran secara lebih terstruktur dan praktis. Adapun theCORRECTOR v-2.1 menjadi solusi modern dalam proses penilaian, khususnya untuk jawaban uraian yang selama ini membutuhkan waktu koreksi cukup panjang.

Baca Juga:  SMI 1-3 Al-Muhajirin Purwakarta Santuni Anak Yatim di Parungbanteng Sukasari

Pencapaian ini semakin mengukuhkan SMA-MA Al-Muhajirin Pusat sebagai lembaga pendidikan yang aktif melahirkan inovasi dan karya nyata di bidang teknologi pendidikan.

Ke depan, kedua aplikasi tersebut diharapkan terus berkembang dan memberi manfaat lebih luas bagi dunia pendidikan, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat pendidikan secara umum.

Prestasi ini juga menjadi pemantik semangat bagi seluruh civitas akademika Al-Muhajirin untuk terus berkarya, berinovasi, dan menghadirkan terobosan baru demi mencetak generasi unggul di masa depan. (*)

Bagikan artikel ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *