
BANDUNG — Majelis Perempuan Masjid Raya Al-Jabbar Provinsi Jawa Barat mengikuti program religi Cahaya Qalbu yang disiarkan secara langsung oleh TVRI Jawa Barat, Rabu (7/1/2026). Kegiatan ini mengangkat tema “Masjid Solusi Problem Kehidupan” dan menghadirkan narasumber Dr. KH. Tata Sukayat, M.Ag., Ketua Umum DKM Masjid Raya Al-Jabbar.
Program Cahaya Qalbu menjadi ruang dakwah yang meneguhkan kembali peran masjid yang selain sebagai tempat ibadah, juga sebagai pusat ilmu, ketenangan spiritual, serta solusi atas berbagai persoalan umat. Kehadiran Majelis Perempuan Masjid Raya Al-Jabbar dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen aktif perempuan dalam penguatan dakwah, pembinaan umat, dan pemberdayaan masyarakat berbasis masjid.
Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, S.Th., M.Pd., Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) Masjid Raya Al-Jabbar Provinsi Jawa Barat, yang hadir bersama jajaran Pengurus PPA, istri-istri pengurus DKM, serta jamaah Majelis Perempuan Al-Jabbar, menyampaikan bahwa keterlibatan Majelis Perempuan dalam program Cahaya Qalbu merupakan bagian dari ikhtiar untuk memperluas peran strategis perempuan di lingkungan masjid.

“Masjid harus menjadi ruang yang ramah, inklusif, dan memberdayakan. Perempuan memiliki peran penting dalam menghidupkan fungsi masjid sebagai pusat pembinaan iman, akhlak, dan ketahanan keluarga. Melalui program seperti Cahaya Qalbu, pesan-pesan keislaman dapat menjangkau masyarakat luas dengan pendekatan yang menyejukkan dan solutif,” ujarnya usai kegiatan.
Beliau juga menyampaikan bahwa salah satu program Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) adalah menghadirkan dan memunculkan tokoh-tokoh inspiratif perempuan Jawa Barat. Melalui berbagai kegiatan yang berkelanjutan, Bidang PPA terus berupaya meningkatkan kapasitas spiritual, intelektual, dan sosial perempuan, sehingga masjid benar-benar berfungsi sebagai pusat peradaban yang hidup dan memberi dampak nyata bagi umat.
Sementara itu, dalam pemaparannya, Dr. KH. Tata Sukayat, M.Ag., menekankan pentingnya mengembalikan masjid pada fungsi utamanya sebagai pusat solusi kehidupan. Menurutnya, masjid harus hadir menjawab persoalan umat, mulai dari persoalan spiritual, sosial, hingga kemanusiaan, dengan pendekatan dakwah yang penuh hikmah dan kasih sayang.

Kegiatan Cahaya Qalbu yang dipandu oleh Devi Dirgantini dan dimeriahkan lantunan nasyid dari Jazaka Nasyid ini diharapkan mampu menjadi sumber inspirasi, memperkuat keimanan, serta mengajak masyarakat untuk kembali memakmurkan masjid sebagai pusat pembinaan umat. (*)
