
AL-MUHAJIRIN — Ribuan santri Al-Muhajirin Kampus Pusat berkumpul sejak pagi hari di Lapangan Al-Muchtar, Selasa (19/5/2026), untuk melepas keberangkatan Pimpinan Pondok Pesantren Al-Muhajirin, Syaikhuna Dr. KH. Abun Bunyamin, MA bersama Ketua Yayasan Al-Muhajirin Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd menuju Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji.
Suasana haru dan penuh khidmat tampak menyelimuti lapangan pesantren saat para santri, asatidz, dan keluarga besar Al-Muhajirin mengikuti momen pamitan keberangkatan calon jamaah haji Kabupaten Purwakarta Tahun 1447 Hijriah yang tergabung dalam Kloter 40.
Dalam kesempatan tersebut, Syaikhuna menyampaikan sejumlah pesan kepada para santri agar tetap istiqamah menjalankan kewajiban dan disiplin dalam menuntut ilmu selama ditinggal menunaikan ibadah haji.
“Doakan Bapak sambil membayangkan wajah Bapak,” pesan Syaikhuna di hadapan ribuan santri.
Selain itu, beliau juga menitipkan agar para santri menjaga shalat lima waktu, terus belajar dan mengaji, menjaga disiplin, ketertiban serta kebersihan lingkungan pesantren.
Syaikhuna juga mengingatkan pentingnya kesungguhan dalam belajar dan menghafal pelajaran yang disampaikan para asatidz.
“Rajin-rajinlah menghafal pelajaran dari para asatidz. Insya Allah kalian akan mendapatkan ilmu yang manfaat,” tuturnya.
Sementara itu, Dr. Hj. Ifa Faizah yang akrab disapa santri, Ummi Ifa tampak mendampingi Syaikhuna dalam prosesi pamitan tersebut. Kehadiran keduanya disambut penuh haru oleh para santri yang sejak pagi telah memenuhi lapangan untuk memberikan doa dan salam perpisahan.

Tangis haru sejumlah santri pun pecah saat rombongan bersiap meninggalkan lingkungan pesantren. Banyak santri melambaikan tangan sambil melantunkan doa agar perjalanan ibadah haji Syaikhuna dan Ummi Ifa diberikan kelancaran, kesehatan, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.
Keberangkatan ini menjadi momentum penuh makna bagi keluarga besar Al-Muhajirin, sekaligus pengingat akan pentingnya menjaga nilai-nilai ibadah, kedisiplinan, dan semangat menuntut ilmu sebagaimana pesan Syaikhuna kepada seluruh santri. (*)
